Home » Hal Unik tentang Jenderal (Purn) Moeldoko, Kepala Staf Kepresidenan sekaligus Wakil Ketua Tim Kampanye Jokowi

Hal Unik tentang Jenderal (Purn) Moeldoko, Kepala Staf Kepresidenan sekaligus Wakil Ketua Tim Kampanye Jokowi

by admin
0 comment

Ternyata inilah hal unik yang dimiliki oleh Jenderal (Purn) Moeldoko, Kepala Staf Kepresidenan sekaligus Wakil Ketua Tim Kampanye Jokowi

Seperti yang diketahui, bahwa Presiden Joko Widodo atau yang akrab dipanggil Jokowi menghadirkan wajah-wajah baru dalam pemerintahan semenjak terpilihnya beliau beberapa waktu lalu melalui reshuffle (pergantian atau perombakan) kabinet.

Selain Sekretaris Jenderal Partai Golkar yakni Idrus Mahram yang dipot sebagai Menteri Sosial dan mantan Ketua PSSI Agum Gumelar yang didaulat menggantikan KH Hazim Muzadi sebagai Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres), juga ada nama lain yakni Jenderal (Purn) Moeldoko.

Sosok Moeldoko sebenarnya bukan nama yang asing di negara ini, pasalnya Moeldoko pernah menjadi orang nomor satu di TNI. Saat itu Ia menjadi Panglima TNI di masa pemerintahan Soesilo Bambang Yudhoyono (SBY), yakni pada 20 Agustus 2013 hingga 8 Juli 2015.

Untuk saat ini, Moeldoko ditunjuk Jokowi untuk menjadi Kepala Staf Kepresidenan (KSP) serta Wakil Ketua Tim Nasional Kampanye (TKN) Jokowi. Penunjukkan Moeldoko menjadi KSP dan TKN rupanya bukan tanpa sebab, mengingat Moeldoko merupakan perwira penerima Bintang Adimakayasa sebagai lulusan terbaik Akabri tahun 1981 serta berhasil menyabet beberapa prestasi membanggakan lainnya, antara lain Pingat Jasa Gemilang Singapura, Bintang Kehormatan Darjah Kepahlawanan Angkatan Tentera (DKAT) serta Tiga Bintang dari Menhan RI: Bintang Yudha Utama, Bintang Jalasena Utama, dan Bintang Swa Bhuwana Paksa Utama.

Pria kelahiran Kediri, 8 Juli 1957 itu mengawali karier sebagai Komandan Peleton di Yonif Linud 700 Kodam VII/Wirabuana pada 1981. Nama Moeldoko kemudian melesat sejak menjabat Kasdam Jaya pada 2008.

Untuk mengetahui lebih lengkap mengenai sosok Jenderal (Purn) Moeldoko, yuk simak ulasan berikut ini.

Berikut ini, hal menarik mengenai sosok Jenderal (Purn) Moeldoko:

1.Meraih gelar doctor dari Universitas Indonesia

Aktif di militer tak membuat Moeldoko melupakan pendidikan. Terbukti ia berhasil meraih gelar doctor Program Pascasarjana Ilmu Administrasi FISIP Universitas Indonesia.

Disertasinya yang berjudul “Kebijakan dan Scenario Planning Pengelolaan Kawasan Perbatasan di Indonesia (Studi Kasus Perbatasan Darat di Kalimantan)” membuatnya lulus dengan predikat sangat memuaskan.

2.Dekat dengan Jokowi

Kedekatan Moeldoko dengan Presiden Jokowi terlihat saat dirinya ditunjuk mewakili keluarga Jokowi untuk memberikan sambutan dalam pernikahan Kahiyang Ayu dan Bobby Afif Nasution. Penunjukkan ini tak biasa karena Moeldoko tak memiliki hubungan keluarga dengan Presiden Jokowi.

Kedekatan Moeldoko dengan Jokowi (mantabz.com)

3.Masih aktif sebagai Ketua HKTI

Di luar dunia militer, Moeldoko juga aktif membina para petani dengan menjabat sebagai Ketua Umum Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI). Ia terpilih sebagai Ketua Umum HKTI pada Rapimnas HKTI pada 9-10 April 2017. Dalam Rapimnas tersebut, Moeldoko didaulat menjadi ketuam umum untuk periode 2017-2020.

4.Pernah menjadi Lulusan Akabri terbaik

Karier Moeldoko di dunia militer ditandai dengan ditetapkannya dirinya menjadi alumnus Akabri terbaik pada 1981. Selain itu, Moeldoko juga meraih berbagai penghargaan di dunia militer, seperti Bintang Yudha Dharma Pratama, Bintang Kartika Eka Paksi Pratama. Moeldoko juga pernah terlibat dalam operasi Seroja di Timor-Timor pada tahun 1984.

5.Moeldoko merupakan anak bungsu dari 12 bersaudara

Moeldoko lahir di Kediri, Jawa Timur pada 8 Juli 1957. Dia merupakan anak bungsu dari 12 bersaudara. Moeldoko kemudian menikah dengan Koesni Harningsih. Pasangan ini dikaruniai dua anak, yakni Randi Bimantara dan Joanina Rachmaa.

Itulah hal menarik mengenai sosok Jenderal (Purn) Moeldoko yang kini menjabat sebagai Kepala Staf Kepersidenan sekaligus Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional Jokowi, sangat memukau bukan? Semoga bermanfaat yaak.

You may also like

Leave a Comment