Jokowi-Ma’ruf Tawarkan Tiga Program Baru, Apa Saja ?

Untuk merebut simpati masyarakat, Jokowi kembali janjikan tiga program baru

Pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 01 Joko Widodo-Ma’ruf Amin menawarkan program baru, jika nantinya terpilih lagi menjadi presiden. program baru yang dijanjikan Jokowi, merupakan program lanjutan dari berbagai macam progam yang telah dilaksanakannya semasa menjabat sebagai presiden perode 2014-2019.

Diketahui, selama menjabat, Joko Widodo atau Jokowi terkenal dengan kebijakan progam kartu saktinya, sebut saja Kartu Indonesia Sehat (KIS), Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) dan juga Kartu Indonesia Pintar (KIP). Semua kartu tersebut digunakan Jokowi untuk mempermudah pendataan dan penyaluran bantuan sosial.

Berikut program baru yang dijanjikan oleh pasangan calon presiden nomor urut 01, Jokowi-Ma’ruf.

Calon Presiden dan Wakil Presiden nomor urut 01 Joko-Widodo-Ma’ruf Amin, saat debat pilpres 2019. (Liputan6.com)

1.Program pemeritahan Digital Melayani (Dilan)

Dalam debat keempat yang digelar di Hotel Sangri-La, Jakarta, Sabtu (30/3/2019), calon presiden inkumben mengenalkan program barunya. Kala itu, Jokowi mengatakan, bahwa dalam bidang pemerintahan, dibutuhkan pemerintah yang Dilan.

Jokowi kemudian melanjutkan, program pemerintahan Dilan yang dimaksud disini adalah ‘digital melayani’. Menurut Jokowi, pemerintahan seperti ini diperlukan untuk melakukan reformasi birokrasi. Kemudian ia juga menjanjikan akan melakukan penyederhanaan adminisrasi kelembagaan, dan peningkatan sumber daya manusia (SDM) serta melanjutkan reformasi tata kelola pemerintahan.

2.Program tiga kartu sakti.

Selain pemerintaan yang Dilan, Jokowi jug memperkenalkan program baru yang juga menjadi andalanya, yaitu tiga kartu sakti. Ketiga kartu tersebut adalah : Kartu Indonesia Pintar  Kuliah, Kartu Pra Kerja dan Kartu Sembako Murah.

Dalam setiap kampanye diberbagai daerah, dan juga saat debat, mulai debat pertama hingga debat kelima, Jokowi selalu menyampaikan jurus andalan tersebut disetiap pidatonya.

“keluarnya masih tahun depan, karena ini program capres, saat ini masih dianggarkan,” ungkap Jokowi.

Untuk Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah, digunakan untuk mendapatkan beasiswa perguruan tinggi. Setiap lulusan SMA dan SMK pemegang KIP Kuliah, berhak mendapakan beasiswa baik di dalam negeri, maupun luar negeri.

Selanjutnya, Kartu Indonesia Pra Kerja, dipergunakan untuk pelatihan lulusan perguruan yang berminat untuk mendapatkan pekerjaan. Setiap pemegang kartu tersebut akan mendapat fasilitas pelatihan kerja dari kementerian, balai latihan kerja dan lembaga swasta. Para pemegang kartu yang belum mendapatkan kerja juga akan mendapatkan insentif, agar mereka terus optimis untuk mendapat pekerjaan.

Kartu terahkir yang dijanjikan Jokowi adalah Kartu Sembako Murah. Kartu ini ditujukan kepada ibu-ibu rumah tangga. Kartu tersebut, digunakan agar masyarakat mendapatkan sembako murah, seperti, beras, gula, minyak dab telur, agar kebutuhan gizi semakin tercukupi.

3.Program Dewi-Dewi dan Dedi-Dedi.

Program Dewi-Dewi dan Dedi-Dedi merupakan program terahkir yang dijanjikan oleh pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 01. Program ini pertama kali dilontarkan kepada masyarakat oleh Ma’ruf Amin pada saat debat terahkir calon presiden dan wakil presiden, Sabtu (13/4/2019) yang berlanagsung di Hotel Sultan, Jakarta.

Ma’ruf Amin mengatakan, , jika nantinya mereka terpilih menjadi presiden dan wakil presiden paska pemilu mendatang, mereka akan menerapkan program kebijakan yang akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi dengan sebuah program yang dinamainya dengan Desa Wisata (Dewi-Dewi) dan Desa Digital (Dedi-Dedi).

“Di desa-desa, kami akan menciptakan namanya Dewi-Dewi dan Dedi-Dedi, Dewi itu namanya desa wisata, dan Dedi itu Desa Digital,”terang Ma’ruf Amin.