Kok Bisa? Harga Batu Bara Kalori Tinggi Naik Jadi US$126,87 per Ton

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menetapkan Harga Batubara Acuan atau HBA untuk penjualan batu bara periode pertama September 2026.Harga batu bara kalori tinggi menjadi satu-satunya kategori yang mengalami kenaikan dibandingkan periode sebelumnya.

Penetapan tersebut tertuang dalam Keputusan Menteri ESDM Nomor 348.K/MB.01/MEM.B/2026 tentang Harga Mineral Logam Acuan dan Harga Batubara Acuan untuk Periode Pertama September 2026.

Batu Bara Kalori Tinggi Naik pada September 2026

Harga batu bara kalori tinggi dengan kesetaraan nilai kalor 6.322 kcal/kg GAR ditetapkan sebesar US$126,87 per ton. Angka tersebut meningkat dari HBA periode kedua Agustus 2026 yang berada di level US$124,06 per ton.

Satuan kcal/kg GAR menunjukkan jumlah energi yang dapat dihasilkan setiap kilogram batu bara dalam kondisi Gross Air Received. Perbedaan tingkat kalori menjadi salah satu dasar pemerintah dalam membagi HBA menjadi empat kategori.

Berikut perbandingan HBA periode pertama September dan periode kedua Agustus 2026:

Nilai KaloriSep-26Agustus 2026Pergerakan
6.322 kcal/kg GARUS$126,87/tonUS$124,06/tonNaik
5.300 kcal/kg GARUS$95,05/tonUS$96,92/tonTurun
4.100 kcal/kg GARUS$65,05/tonUS$65,81/tonTurun
3.400 kcal/kg GARUS$44,15/tonUS$45,35/tonTurun

Data tersebut memperlihatkan bahwa kenaikan hanya terjadi pada batu bara berkalori tinggi. Sementara itu, tiga kategori dengan nilai kalor lebih rendah mengalami penurunan harga.

HBA merupakan harga acuan yang digunakan sebagai dasar penghitungan harga patokan penjualan batu bara pada periode terkait. Karena itu, perubahan HBA penting diperhatikan oleh pelaku pertambangan, industri pengguna batu bara, dan pihak lain yang mengikuti perkembangan pasar komoditas energi.

Baca Juga: Penurunan Harga Batu Bara Acuan Disambut Baik INTP: Biaya Produksi Jadi Bisa Berkurang?

ESDM Juga Menetapkan Harga Mineral Acuan

Selain HBA, Kementerian ESDM menetapkan Harga Mineral Acuan atau HMA untuk periode pertama September 2026. HMA nikel ditetapkan sebesar US$16.733,33 per dry metric ton atau dmt.

HMA kobalt berada di level US$55.852,67 per dmt, timbal US$1.853,87 per dmt, seng US$3.849,17 per dmt, aluminium US$3.253,30 per dmt, dan tembaga US$14.358,53 per dmt.

Untuk mineral ikutan, harga emas ditetapkan sebesar US$4.421,49 per dmt dan perak US$64,38 per dmt. Pemerintah juga menetapkan HMA mangan sebesar US$3,59 per dmt, bijih besi US$1,43 per dmt, bijih krom US$6,37 per dmt, serta konsentrat timah US$8,55 per dmt.

Kenaikan harga batu bara kalori tinggi menunjukkan pergerakan yang berbeda dari tiga kategori HBA lainnya. Penetapan berkala ini memberikan acuan resmi bagi transaksi batu bara dan mineral Indonesia selama periode pertama September 2026.

Demikian informasi seputar perkembangan harga batu bara kalori. Untuk berita ekonomi, bisnis dan investasi terkini lainnya hanya di Readaksi.Com.