Penghargaan Menteri Fenomenal Jatuh pada Susi Pudjiastuti

Menteri Kelautan dan Perikanan memperoleh penghargaan oleh Rakyat Merdeka dan Warta Ekonomi.

Nama Menteri Susi Pudjiastutisudah dikenal olehmasyarakat Indonesia setelah ia menjabat menjadi Menteri Kelautan dan Perikanan. Dalam masa menjabat, Susi dianggap sebagai salah satu menteri yang dianggap memiliki keunikan. Keunikan tersebut tidak hanya diketahui dari beberapa kebijakannya, namun juga dari penampilan, perilaku, dan beberapa hal yang terkait dirinya. Berbagai prestasi Susi membuat sosoknya semakin disukai.

Salah satu prestasi yang berhasil diraih oleh menteri Indonesia Susi Pudjiastuti adalah berhasil menyabet penghargaan sebagai The Most Phenomenal Minister.

Penghargaan diberikan pada tokoh yang telah berkontribusi kepada Indonesia. ( mimbarsumbar.id )

Penghargaan yang diperoleh oleh menteri Susi tersebut diselenggarakan oleh Rakyat Merdeka dan Warta Ekonomi dalam Anugerah Indonesia Maju 2018-2019. Acara tersebut digelar di Jakarta pada Senin lalu (8/4/2019).

Anugerah Indonesia Maju menjadi salah satu penghargaan atau bentuk apresiasi kepada para tokoh-tokoh di Indonesia yang tekah ikut menyumbang kontribusi nyata kepada Indonesia. atas anugerah yang diperoleh, Susi mengucapkan terima kasihnya.

Seperti yang dikutip dalam wartaekonomi.co.id, Susi mengatakan, “Saya tidak tahu kenapa dianggap fenomenal. Tetapi saya ucapkan terima kasih karena penghargaan kan berarti apresiasi,” kata Susi kepada Warta Ekonomi.

Dalam sambutannya, Susi juga memberikan beberapa informasi terkait laporan kemajuan dalam sektor perikanan Indonesia. Susi menjelaskan, yang menjadi salah satu indikator kemajuan sektor perikanan di antaranya indeks Kesejahteraan Masyarakat Kelautan dan Perikanan (IKMKP). IKMKP tersebut menjadi salah satu ukuran yang penting dalam menilai tingkat kesejahteraan masyarakat kelautan dan perikanan. Tingkat kesejahteraan tersebut akan diukur dengan menggunakan dua variabel pokok, yaitu ekonomi dan sosial.

Dari tahun 2015 sampai 2018, IKMKP terus mengalami peningkatan kesejahteraan, yaitu pada tahun 2015 yang nilainya 45,12, kemudian di tahun 2016 yang nilainya sebesar 48,78, di tahun 2017 juga memiliki nilai sebesar 55,86, dan pada tahun 2018 nilainya sebesar 56,94 atau mencapai 101,68% dari target yang telah ditetapkan. Dari data tersebut, dapat diketahui bahwa IKMKP mengalami peningkatan dari tahun ke tahun.

Beberapa kebijakan menteri di kabinet Jokowi tersebut juga menjadi salah satu faktor dipilihnya Susi. Dalam penentuan penerima anugerah, berbagai langkah diambil dan dilakukan sebagai bahan penelitian dan pertimbangan. Beberapa tahap-tahap tersebut adalah riset kualitatif melalui desk research. Kemudian dilanjutkan dengan penjurian awal, media monitoring, dan penjurian tim Rakyat Merdeka dan Warta Ekonomi.

Sedangkan Anugerah Indonesia Maju sendiri terbagi dalam lima kelompok berdasarkan penerimanya. Pertama adalah kelompok Korporasi Merah Putih. Kedua, BUMN Merah Putih. Ketiga, Menteri dan Pejabat Negara Merah Putih. Keempat, Tokoh Merah Putih. Kelima, Anugerah Khusus.