Tsamara Amany Bertunangan dengan Profesor New York University

Melalui aku Instagram, diketahui Tsamara Amany bertunangan dengan dosen.

Tsamara Amany pada momen pemilu 2019 menyita perhatian publik, lantaran memiliki paras ayu dan umur yang masih muda. Namun, baru-baru ini diketahui Tsamara Amany bertunangan dengan seorang professor.

Tsamara Amany Bertunangan; Patah Hati Massal bagi Jomblo

Melalui akun Instagram pribadinya, Tsamara membeberkan foto-foto pertunangannya dengan dosen New York University, Profesor Ismail Fajrie Alatas.

Seserahan yang diberikan Sang Profesor pun tidak biasa, yaitu buku risalah sidang BPUPKI. Menurut Tsamara seserahan tersebut memiliki makna bahwa Sang Profesor mendukung penuh profesi Tsamara sebagai politikus muda. 

“Menurut Prof Aji ada dua makna. Pertama dia ingin menegaskan bahwa dia mendukung profesiku sebagai politisi muda. Kedua, dia ingin aku terus membaca apalagi sejarah bangsa ini. Risalah sidang BPUPKI penting untuk dipahami secara mendalam, utamanya perdebatan tokoh bangsa kala itu,” kata Tsamara dilansir dari detik.com, Senin (8/7/2019).

Kecantikan Tsamara Amany (whiteboardjournal.com)

Pria yang akrab disapa Aji tersebut menurut Tsamana selalu mendukung kiprahnya di bidang politik. Aji juga selalu mendukung Tsamara untuk menjadi politikus yang intelek, maka tidak heran jika seserahan yang diberikan berupa buku.

 
“Dia sangat supportive. Justru dia sangat mendukung karir saya di politik. Dia berharap saya menjadi politikus yang berkelas, politikus yang intelek. Makanya dia selalu menyuruh saya untuk terus belajar, untuk terus membaca banyak buku, termasuk buku karya dia,” imbuhnya.

Profesor Ismail Fajrie adalah seorang dosen muda kelahiran Semarang yang juga merupakan profesor di New York University (NYU). Aji merupakan pengajar dengan spesifikasi Kajian Timur Tengah dan kajian Islam dengan pendekatan antropologi.


Tsamara mengungkapkan, meski menjadi dosen di NYU, calon suaminya itu juga aktif di Indonesia. Pria yang disapa Aji itu, kata Tsamara, kerap melakukan penelitian di Indonesia. 

Aji pernah kuliah S1 di Melbourne University, S2 di Singapura, dan S3 di Michigan di Amerika. Kemudian Aji mengajar dan memperoleh gelar guru besar di NYU. 

Aji adalah dosen muda yang kerap mendapatkan fellowship dari berbagai institusi. Selain itu Aji juga berkontributor dalam penerbittan jurnal-jurnal internasional.

Tsamaran nantinya akan menjadi istri seorang guru besar universitas ternama, sehingga  Tsamara juga mengaku akan kembali bersekolah dan tetap akan berkiprah di politik. Hal tersebut dilakukannya atas dorongan Aji.

Tsamara Amany bertunangan pada hari Minggu 7 Juli 2019, dan rencanya akan melangsungkan pernikahan pada  Bulan November 2019. Kabar bahagia, dan mungkin hari patah hati missal bagi penggemar Tsamara ya, hehehe…