Home » Dinyatakan Tidak Bersalah Tjandra Limanjaya dan Irnawati Sutanto adalah Korban

Dinyatakan Tidak Bersalah Tjandra Limanjaya dan Irnawati Sutanto adalah Korban

by admin
0 comment

Pasangan suami-istri (pasutri) Tjandra Limanjaya dan Irnawati Sutanto dinyatakan tidak bersalah dalam upaya tindak pidana pemalsuan atau pencuaian uang. Status keduanya dapat dikatakan sebagai korban, hal tersebut berdasarkan Putusan Peninjauan Kembali Mahkamah Agung tahun 2015.

Kasus Bank Garansi Palsu mulai muncul ketika ketika Tjandra Limanjaya akan melakukan pengembangan pembangkit listrik yang melibatkan Morgan Stanley dan Omega Consultan & Management.

Baik Tjandra dan istrinya Irnawati Sutanto adalah korban dari oknum Omega Consultant & Management, yang mengaku mampu menerbitkan Bank Garansi. Berikut kronologi dan detail kasus tersebut.

Tjandra Limanjaya Korban Penipuan Kasus Bank Garansi Palsu

Kasus Bank Garansi palsu muncul ketika Tjandra berencana mengembangkan proyek pembangkit listrik di Bali di tahun 2007. Saat itu Omega Consultant & Management yang terdiri dari Tony P. Ridwan dan Nocholas Koen mengaku sebagai konsultan yang berkompetensi di bidang perbankan.

Mereka mengaku pernah menjadi banker HSBC dan pandai dalam capital market serta memiliki koneksi yang luas dalam dunia perbankan di Indonesia. Tony P. Ridwan berusaha menghubungi Tjandra Limanjaya dalam sebuah pesta kecil yang diadakan oleh Fortune Channel nvestment Ltd. Namun usaha tersebut gagal dilakukan.

Tonya P. Ridwan kemudian menghubungi Abdul Djalil selaku Direktur PT General Energy Bali. Omega Consultan & Management meyakinkan Abdul Djalil terhadap kompetensinya sebagai Financial Advisor di PT General Energy Bali yang sedang mengembangkan proyek pembangkit listrik di Bali.

Tawaran dari Omega Consultant & Management tersebut guna menyelesaikan jaminan Bank Garansi yang diajukan Morgan Stanley atas pendanaan awal sebesar USD 50 juta atau 10% dari total keseluruhan pembiayaan yakni USD 500 juta untuk proyek pembangkit listrik di Bali.

Omega Consultant & Management mengaku siap menerbitkan Bank Garansi sebagai jamianan tambahan untuk pendanaan proyek pambangkit listrik oleh Tjandra Limanjaya dalam waktu cepat sesuai waktu yang diberikan Morgan Stanley.

Semua Prosedur Telah Dijalani Oleh Tjandra Limanjaya

Abdul Djalil lalu menerima penawaran dari Omega Consultant & Management berupa jasa pengadaan pembiayaan termasuk penerbitan Bank Garansi. Pihak Omega Consultant & Management akan mendapatkan pembayaran sebesar Rp 1.290.000.000 sebagai jasa Financial Advisor dari PT General Energy Bali.

Dalam proses penerbitan Bank Garansi, Tony P. Ridwan sempat memperkenalkan seseorang bernama Sulastri yang mengaku sebagai Manajer Bank Mandiri ke Abdul Djalil dan Ny Irnawati Sutanto. Pertemuan itu dilakukan Hotel Pan Pacific Thamrin.

Sebelumnya Tony P. Ridwan juga pernah mengajak Abdul Djalil dan Ny Irnawati Sutanto ke kantor Bank Mandiri Thamrin lantai 3 dan mengenalkannya dengan Manajer lainnya bernama Halim.

Mei 2009 Abdul Djalil mulai curiga terhadap kredibilitas Omega Consultant & Management. Ini karena Tony P. Ridwan dan Nocholas Koen tidak dapat dihubungi dan tidak dapat dimintai penjelasan perihal Bank Garansi.

Juni 2009 pihak Omega Consultant & Management menyerahkan surat No. 07/Omega/TP/GEB/VI/2009 tertanggal 12 Juni 2009 kepada PT General Energy bali yang berisi sebagai berikut :

Dalam setiap Penerbitan Instrumen Bank Guarantee (BG), baik melalui HSBC dan Bank Mandiri Tbk, kami selalu melaksanakannya sesuai dengan prosedur perbankan yang berlaku dan dalam pengawasan kami secara langsung”

Jadi Omega Consultant & Management melakukan semua proses dan prosedur penerbitan Bank Garansi tanpa melibatkan PT General Energy Bali (Abdul Djalil), Tjandra dan istrinya Irnawati Sutanto, dan sesuai dengan peraturan dan perundang-udangan yang berlaku.

Tjandra Limanjaya dan Irnawati Sutanto Terbukti Tidak Bersalah

Meskipun sudah ada surat penjelasan dari Omega Consultant & Management tetapi Abdul Djalil masih belum yakin. Akhirnya Abdul Djalil menghubungi Hotman Paris Hutapea yang merupakan penasihat hukum PT General Energy Bali pada bulan Juli 2009.

Salah satunya yang dilakukan adalah dengan mengecek nomor telepon yang tertera di kop surat Bank Garansi Mandiri yang diterbitkan Omega Consultant & Management. Ternyata nomor telepon tersebut merupakan nomor wartel yang berlokasi di bangunan kantor Bank Mandiri Thamrin Jl. Kebon Sirih Jakarta.

Setelah itu, Hotman Paris Hutapea memberikan advis kepada Abdul Djalil untuk melakukan pelaporan polisi terhadap Tony P. Ridwan dan Nicholas Koen atas dugaan tindakan penipuan dan pemalsuan Bank Garansi PT General Energy Bali, dengan Laporan Polisi Metro Jaya No. 2207/K/VII/2009 tertanggal 2009.

Kasus tersebut masuk ke pengadilan dan menyatakan bahwa Nicholas Koen diinyatakan bersaah melakukan tindak pidana pembuatan Bank Garansi palsu dan penipuan berdasarkan Putusan PN Jakarta Pusat No. 1195/Pid.B/2010/PN.Jkt.Pst tertanggal 5 Oktober 2010 dan dikuatkan dengan Putusan PT DKI Jakarta No. 375/Pid/2010/PT.DKI tertanggal 7 Desember 2010.

Sedangkan Tony P. Ridwan dinyatakan terbukti bersalah melakukan tindak pidana pembuatan Bank Garansi palsu secara bersama-sama berdasarkan Putusan PN Jakarta Pusat No. 325/Pid.B/2011/PN.Jkt/Pst tertanggal 16 Agustus 2011.

Tony P. Ridwan juga sebelumnya pernah terlibat dalam kasus Bank Garansi Mandiri palsu dan dinyatakan sebagai DPO dalam Perkara Tindak Pidana Khusus No. BP/57/2007/Dit.Reskrimsus a/n Mirta sasmita Atmawidjaja SE.

Profil Pengusaha Tjandra Limanjaya

Direktur PT GEB Tjandra limanjaya bin Yohanes Limanjaya dikenal sebagai pengusaha yang sukses. Tjandra memiliki banyak bisnis di industri pariwisata. Selain itu beliau di kenal sebagai investor yang kabarnya akan melebarkan sayapnya di Wilayah Indonesia Timur.

Tjandra mempunyai beberapa hak ciptanya telah mendapatkan patent various sources dan diakui secara internasional dikenal sebagai sosok pekerja keras. Hal tersebut membuat beliau tersebut sukses membesarkan nama dalam dunia bisnis dan investasi.

Semua bisnisnya bisa dikatakan sangat sukses atas support dari sang istri Ny Irnawati. Hal tersebut tidak lepas dari stategi bisnis yang dilakukan beliau dalam menjalankan misi perusahaan.

Meskipun Tjandra Limanjaya adalah pengusaha namun sukses jarang terekspos di internet. Hal tersebut tampaknya membuktikan meskipun jarang terekspose beliau tetap membuahkan prestasi dan mengharumkan nama Indonesia.

Itulah sedikit tentang Tjandra Limanjaya profil yang bisa jadi pembelajaran. Lanjut ke hal lain dari beliau.

Pengusaha Sukses Tjandra Limanjaya

Tjandra Limanjaya adalah pengusaha sukses, yang juga mengalami banyak hambatan berupa para pesaingnya yang menyerang beliau secara personal. Lantas bagaimana beliau mengahadapi hal tersebut?

Tampaknya seorang Tjandra Limanjaya tidak telalu ambil pusing terhadap pemberitaan negatif tentangnya. Beliau diketahui sebagai sosok pemimpin yang seringkali datang ke perusahaannya dan berbaur dengan para pegawainya beliau memiliki banyak pegawai.

Para pegawainya tentu sangat mengidolakan sosok Pengusaha Tjandra Limanjaya. Ketika berbaur dengan pegawainya beliau tidak segan untuk menyapa dan memberikan nasihat. Banyak sekali para pemimpin perusahaan yang menjadikannya patokan dalam memimpin pegawai. Kepribadian Tjandra Limanjaya sebagai pengusaha investasi yang rendah hati selalu melekat pada Namanya.

Investor Tjandra Limanjaya

Investor Tjandra Limanjaya dikenal sampai ke Mancanegara. Beliau selalu memberikan yang terbaik kepada para kolega bisnisnya. Salah satu Investasinya yaitu di daerah Celukan Bawang, Kabupaten Buleleng, Bali. Beliau sosok investor yang sangat jeli melihat peluang.

Lokasi Celukan Bawang dipilihnya karena memiliki alam yang indah, pantai yang memukau dan berada di daerah yang banyak wisatawan. Wilayah Celukan Bawang adalah salah satu spot wisata terbaik, memiliki pelabuhan yang sering disinggahi kapal pesiar, pantai yang asri, dan panorama alam yang masih asri.

Selain perbengalaman melakukan investasi hotel di wilayah Indonesia bagian timur, Direktur PT GEB Tjandra Limanjaya saat ini melihat peluang Bali sebagai ikon wisata tiada habisnya. Hal tersebut dibuktikan dengan tekad beliau untuk selalu berinvestasi namun tetap bermanfaat bagi negara.

Ada banyak orang yang mencari berita terbaru atau berita terkini tentang beliau. Untuk Anda yang menjadi pengusaha yang bergerak di bidang apapun jangan lupa semangat. Nah itulah beberapa poin penting dari profile of Tjandra limanjaya semoga penasaran hilang. Point-point yang bisa di contoh untuk para pengusaha lain di sana agar bisa jadi sukses.

You may also like

Leave a Comment