Home MarketFinansial Membawa Pekerjaan Kantor ke Rumah, bikin Sulit Tidur Pulas.

Membawa Pekerjaan Kantor ke Rumah, bikin Sulit Tidur Pulas.

by admin
0 comment

Kurang tidur mengakibatkan kita mudah terserang stres

Saat bekerja, seringkali kita mendapat anjuran dari rekan kita untuk tidak membawa pekerjaan kantor ke rumah. Akan tetapi sering pula kita tidak mengindahkan anjuran dari rekan kerja kita tersebut. Padahal dengan bekerja dirumah, akan berdampak buruk terhadap kesehatan dan kebugaran kita nantinya. Tanpa kita sadari, melanjutkan pekerjaan kantor dirumah, akan menganggu jam istrahat kita saat berada dirumah.

Efek lembur dirumah akan menjadikan tidur kita menjadi tidak pulas, serta jam tidur kita pun akan berkurang dari jam tidur normal. Hal tersebut lah yang akan menjadikan kualitas kesehatan kita menjadi menurun, serta terlihat tidak bugar.

Untuk menghilangkan kebiasaan lembur kita, mari kita simak penelitian asal University Of zürich yang diterbitkan dalam Journal of Business and Psichology.

Bekerja lembur dirumah ( 1health.id )

Setelah memeriksa kembali data dan kebiasaan kerja dari hampir 2 ribu karyawa dari negara-negara berbahasa jerman, sekitar 50 persen karyawan bekerja lebih dari 40 jam per minggu.

Dari setiap karyawan tersebut, diminta untuk mengisi survei secara online untuk menilai seberapa baik mereka mampu membagi hal-hal yang berbau pekerjaan dan kantor dari kehidupan pribadinya.

Setiap karyawan diberi pertanyaan, apakah mereka memikirkan pekerjaan di akhir pekan, dan seberapa sering mereka tetap melakukan pekerjaan kantor diakhir pekan.

Selain itu, setiap karyawan juga diberikan pertanyaan, apakah mereka memberi waktu bagi diri mereka sendiri untuk pergi refresing atau menikmati hobi serta melakukan sosialisasi saat mereka sedang tidak bekerja.

Dari hasil survei tersebut, orang-orang yang tidak bisa membagi waktu antara bekerja dan menikmati kehidupan pribadi, lebih sering terlihat tidak bugar dan menjadikan lebih sering terkena stres.

Berbeda dengan orang yang mampu memisahkan antara  pekerjaan dan waktu luang, mereka cenderung memiliki kehidupan yang lebih sejahtera.

Melanjutkan pekerjaan di rumah juga berati kita tidak memberikan waktu bagi pikiran dan tubuh kita untuk beristirahat atau untuk melepaskan diri sejenak dari tekanan kerja. Artinya, baik tubuh maupun pikiran akan terus berada dalam mode aktif untuk siap kerja selama 24 jam setiap hari.

Dengan jadwal tidur yang tidak teratur, akan menjadikan tubuh kita menjadi tidak sehat dan sering terlihat kelelahan. Kita juga akan semakin mudah terserang stres dan selalu emosional. Stres membuat jam tidur seseorang semakin berkurang karena membuat tidur kita menjadi tidak pulas.

Jam tidur yang saban hari semakin berkurang juga akan berpengaruh terhadap produktivitas kerja yang kita lakukan. Mendapat waktu tidur yang cukup merupakan kunci dari produktivitas kerja. Oleh sebab itu pemulihan fisik dengan beristarahat dengan nyaman menjadi sangat penting.

Efek lembur akan selalu beriringan dengan penurunan fokus, kewaspadaan, dan juga daya ingat otak. Para peneliti dari Brigham and Women’s Hospital memaparkan, kemampuan dan kecepatan otak dalam mencerna informasi akan semakin berkurang dan menurun seiring banyaknya waktu yang dihabiskan untuk tetap terjaga.Akhirnya, lembur akan mempengaruhi produktivitas kita dalam bekerja, semakin sering lembur, semakin sedikit pula waktu tidur yang kita dapat. Semakin jarang kita tidur, tingkat stres akan semakin meningkat dan lambat laun akan berdampat bagi kesehtatan tubuh.

You may also like

Leave a Comment