Home ยป Prinsip Analisis Kebutuhan Pasar yang Harus Diingat

Prinsip Analisis Kebutuhan Pasar yang Harus Diingat

by Kambali Mansur
0 comment

Beberapa prinsip yang harus digaris bawahi saat melakukan analisis kebutuhan pasar.

Sebagai seorang pebisnis, Anda tentu telah memiliki perhitungan yang matang mengenai produk Anda. Namun dalam praktiknya, apakah Anda juga melakukan sebuah analisis kebutuhan pasar? Melakukan analisis kebutuhan pasar sangat dianjurkan. Terutama jika produk yang dipasarkan menjadi produk yang bersinggungan langsung dengan konsumen.

Analisis kebutuhan pasar memang tidak dapat dikatakan sebagai alat pengembang bisnis. Namun analisis ini sering dikaitkan sebagai sebuah teknik yang bertujuan untuk pengembangan bisnis. Analisis semacam ini juga sering dilakukan oleh berbagai jenis perusahaan. Anda juga bisa melakukan analisis kebutuhan pasar untuk mengembangkan bisnis dan produk Anda.

Beberapa Prinsip analisis kebutuhan pasar

1.Pendapat Konsumen

Pendapat konsumen menjadi salah satu prinsip yang tidak boleh diabaikan. Sebagai sebuah peyedia barang atau jasa, Anda harus mendengarkan bagaimana konsumen menilai produk Anda. Lakukan beberapa riset kecil untuk mengumpulkan pengalaman konsumen tentang produk Anda atau produk saingan Anda.

Riset pasar sangat dibutuhkan (infinitdatum.com)

2. Riset Pengalaman Konsumen

Riset Pengalaman Konsumen bertujuan untuk mengumpulkan berbagai pengalaman pelanggan saat mencoba sebuah produk. Dengan melakukan riset, sebuah perusahaan akan mendapatkan data tentang bagaimana seharusnya produk dibuat. Gunakan metode penelitian kuantitatif dan kualitatif untuk menemukan arahan terbaik bagi desain produk, layanan, dan hal lain terkait produk

3. Segmen Pasar

Riset yang telah selesai, harus segera disimpulkan. Kesimpulan yang diperoleh dalam riset akan membantu perusahaan. Baik dalam hal perbaikan produk, perbaikan pelayanannya, dan lain sebagainya.

Jika semua perbaikan yang didasarkan pada riset pengalaman konsumen telah selesai, bentuklah segmen pasar berdasarkan perbaikan tersebut. Misalnya, perusahaan A telah memperbaiki produknya berdasarkan pendapat konsumen kalangan menengah ke bawah. Dengan memperbaiki produknya, kalangan ke bawah akan lebih memilih produk Anda.


4. Uji Coba Produk ke Jangkauan yang Lebih Luas

Segmen pasar yang telah terbentuk, akan memudahkan perusahaan untuk menyebarkan produknya ke pasar yang lebih luas. Namun jangan lupakan target segmen pasar yang sebelumnya. Samakan segmen pasar yang telah ditargetkan.

Melepas produk ke jangkauan pasar yang lebih luas akan membantu perusahaan dalam pengembangan bisnis. Dalam uji cobanya, perusahaan harus terus melakukan pengawasan. Pengawasan dilakukan untuk mencari kelemahan produk ke wilayah yang berbeda.

5. Pengemasan

Salah satu prinsip analisis kebutuhan pasar yang juga tidak boleh dilupakan dalam analisis kebutuhan pasar adalah pengemasan produk. Pengemasan produk juga sangat penting. Pengemasan akan membantu meningkatkan penjulan, sekaligus mempermudah konsumen dalam penggunaannya.Misalnya, Anda mengemas produk shampo kecil dan sampo besar. Dua jenis pengemasan ini akan memudahkan konsumen dalam menyesuaikan kebutuhannya. Selain itu, pengemasan juga akan berpengaruh pada harga jual. Lakukan analisis kebutuhan pasar dalam menentukan pengemasan produk.

You may also like

Leave a Comment