Home Otomotif Melanjutkan Artikel Sebelumnya, Berikut ini Adalah Motor Honda CB 100 Dari Masa ke Masa di Indonesia. Masih Ragu Untuk Mengoleksinya?

Melanjutkan Artikel Sebelumnya, Berikut ini Adalah Motor Honda CB 100 Dari Masa ke Masa di Indonesia. Masih Ragu Untuk Mengoleksinya?

by admin
0 comment

Melanjutkan artikel sebelumnya, kali ini akan diulas sejarah sepeda motor Honda CB100 varian akhir di Indonesia. Sebelum memasuki pembahasan, apakah sebelumnya ada terpikir “CB” itu singkatan dari apa? Memang diluar banyak diperdebatkan kapanjangan CB itu sendiri, ada yang mengganggap “Central Battery” ,” Contact Breaker” , “City Bike”, “Classic Bike” dan masih banyak asumsi lainnya. Namun sampai saat ini pihak Honda belum mempublikasikan kepanjangan CB itu sendiri.

Untuk itu sebaiknya tidak usah diperdebatkan kepanjangan dari CB, karena pihak Honda juga mengklaim jika CB merupakan seri produksi dari motornya, layaknya CBR atau CBX. Pada pembahasan sebelumnya telah diulas sejarah sepeda motor Honda CB 100 K1 sampai CB100 K3, dengan tahun produksi 70’an awal hingga 80’an awal dengan Honda CB100 K3 atau lebih dikenal CB Gelatik, motor yang dipakai dalam film Dilan.

Berikut ini sejarah motor honda CB 100 di masa-masa akhir produksinya

1. Honda CB100 K5 (1981-1985)

Di pasaran Indonesia, setelah Honda CB100 K3 langsung melompat ke Honda CB100 K5, mengapa demikian? Hal tersebut tidak lain karena berdasarkan sejarah Honda CB100 K4 tidak pernah masuk dan dipasarkan di Indonesia. Menurut sumber informasi yang ada Honda CB K4 memiliki sasis dan desain layaknya Honda GL 100. Lalu bagaimana dengan Honda CB100 K5?

Varian Honda CB100 K5 tidak mengalami perubahan pada sektor mesinnya. Honda CB100 K5 masih menggunakan kubikasi mesin 1 silinder 99cc dengan menggunakan pengapian platina. Ukuran ban yang digunakan adalah 2.50-18 pada bagian depan dan 2.75 -18 pada bagian belakang, dan keduanya dilengkapi dengan rem tromol. Memiliki kapasitas tangki 10 liter, CB100 K5 dapat menghasilkan top speed 110kmph dengan menyemburkan tenaga 11,5 HP pada putaran mesin 10500 rpm.

Hal yang menjadi ciri khas sekaligus pembeda dengan varian sebelumnya, Honda CB 100-K5 adalah (yang merupakan seri-seri akhir CB dan menjelang ke peralihan ke Honda GL)  memiliki desain yang mirip dengan Honda GL 100. Hal tersebut dapat dilihat dari bentuk jok yang lebih datar, dengan tangki dan striping yang berbeda dengan CB seri sebelumnya.

Honda CB100 K5 (deskgram)

2.  Honda CB100 N

Honda setelah mengeluarkan varian K5, yang jarang diketahui kita adalah pabrik motor Honda juga mengeluarkan Honda CB versi N atau Honda CB100 N. CB100 N memiliki bentuk yang sangat berbeda dengan seri pendahulunya, meskipun memiliki mesin yang sama dengan sebelumnya. Honda CB100 N adalah awal dan cikal bakal munculnya Honda GL Max. Mengapa? Tentu, karena CB100 N memiliki desain yang ditonjolkan dengan tangki khas dari Honda GL Max.

You may also like

Leave a Comment